Monday, February 13, 2012

kisah nabi khidir dan nabi musa


KISAH NABI KHIDIR DAN NABI MUSA AS
       Dalam  shahih bukhori, dikisahkan suatu ketika nabi musa AS berseru di hadapan kaumnya, tiba-tiba ad orang bertanya: “ adakah orang yang lebih berilmmu daripada engkau ? “ musa menjawab “ tidak ada “ maka allah menegurnya dan menegaskan bahwa ada orangnyang lebih berilmu  darinya kemudian allah memberinya petunjuk keberadaan orang itu diantara pertemuan dua lautan.
       Mulailah musa menuju tempat tersebut dan sesampainya disebuah  batu besar, musa dan pembantunya tertiudur, sedangkan ikan yang dibawanya melompat kelautan. Sipembantu lupa untuk memberi tau musa akan hal itu. Setelah musa terbangun, mereka melanjutkan perjalanan . 
       Sampai disuatu tempat, musa menita pembantunya untuk mengeluarkan ikan dan makanan yang dibawanya.” Wahai musa , saat kita berada di batu besar, aku lupa dan setan membuatku lalai untuk memberi tahumu ikan itu hanyiut dengan unik “
       Lalu mereka kembali dan menelusuri jejak hingga sampai di batu besar tadi. Tiba – tiba musa melihat sosok laki-laki, musa memberinya salam dan memperkenalkan diri.” Aku mencarimu untuk belajar kepadamu “
       Khidir berkata “ musa , engkau tidak akan sabar mengikutiku “ musa berkata “ insya allah aku mampu bersabar dan tidak akan membantahmua “
Khidir berkata “ kalau memang ingin bersamaku , jangan banyak tanya sampai aku memberi tahumu “ ujar pembantunya.
       Keduanya pun pergi menyusuri pantai. Disana mereka sebuah kapal lalu ikut didalamnya hingga ke tempat tujuan khidir membuat lubang di kapal itu. Musa menegurnya “ mereka ini mengangkut kita tanpa upah, mengapa engkau melubangi kapal ini  dan membahayakan kit semua ? “ khidir menjawab “ aku telah katakan engkau tidak akan mampu bersabar bersamaku “
Musa menyesali dan khidir memaafkannya, lalu keduanya berjalan di tepi laut dan keduanya melihat anak kecil sedang bermain, tiba-tiba khidir membekuknya hingga akhirnya meninggal dunia. Musa gusar dan “ mengapa engkau bunuh jiwa yang tak berdosa “ khidir berkata” aku sudah mengatakan bahwa engkau tidak akan mampu bersabar bersamaku “ . musa minta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
       Mereka kemudian melanjutkan perjalanan dan tiba disuatu tempat dalam kondisi lapar. Namun, tak ada yang memberi mereka makan, setelah itu, keduanyaa menyaksikan sebuah rumah yang hampir roboh. Khidir segera memperbaikinya. Musa berkata” mintalah upah dari mereka atas upayamu !” nabi khidir berkata “ inilah saat kita berpisah karna engkau tak sabar. “
       Kisah itu mengingatkan bahwa lupa sifat termaafkan. Tetapi jika berulang – ulang dilakukan , akan berbuah pahit. Psikolog muslim timur tengah, Ustman An –najati menjelaskan sedikitnya ada faktor penyebab  lupa yakni benar-benar lupa, kurang peduli masalah, banyak masalah dan kurang kesabaran.
       Lupa dalam kisah diatas, karena kurang sabar. Akibatnya kebersamaan musa dan khidir pun berakhir disitu. Bahkan Rasulullah SAW ( dakam riwayat ubai ) memberi komentarnya “ semoga allah merahmati musa AS, sebenarnya aku lebih senang jika nabinmusa bisa sedikit bersabar sehingga allah SWT mengabarkan kisah ini lebih panjang lagi.”
       “ Sesungguhnya Allahh mencintai hamba- hambanya yang sabar “.

Written by ARTAFI EL RICHO.....

No comments:

Post a Comment