Sunday, March 25, 2012

Pandangan Negatif Wikipedia terhadap MLM

  • Pandangan Negatif Wikipedia terhadap MLM


    Wikipedia sebagai Pusat perpustakaan terbesar di dunia maya dan Situs yang paling sering di kunjungi NO 5 Di DUNIA Setelah Google dan Yahoo,  Menyatakan bahwa yang namanya MLM itu sangat menipu dan Overclaim Produk.

    Pemasaran berjenjang (bahasa Inggris: multi level marketing) adalah sistem penjualan yang memanfaatkan konsumen sebagai tenaga penyalur secara langsung. Harga barang yang ditawarkan di tingkat konsumen adalah harga produksi ditambah komisi yang menjadi hak konsumen karena secara tidak langsung telah membantu kelancaran distribusi.

    Keanggotaan
    Promotor (upline) adalah anggota yang sudah mendapatkan hak keanggotaan terlebih dahulu, sedangkan bawahan (downline) adalah anggota baru yang mendaftar atau direkrut oleh promotor. Akan tetapi, pada beberapa sistem tertentu, jenjang keanggotaan ini bisa berubah-ubah sesuai dengan syarat pembayaran atau pembelian tertentu.

    Komisi yang diberikan dalam pemasaran berjenjang dihitung berdasarkan banyaknya jasa distribusi yang otomatis terjadi jika bawahan melakukan pembelian barang. Promotor akan mendapatkan bagian komisi tertentu sebagai bentuk balas jasa atas perekrutan bawahan. Namun ada juga beberapa MLM yang tidak memberikan bonus atas jasa perekrutan, karena bonus perekrutan termasuk bonus yg dilarang berdasarkan Permendag No 13 tahun 2006 Bab I Pasal 1 ayat 11.

    Kontroversi
    Seringkali ditemukan kerancuan istilah antara pemasaran berjenjang dengan permainan uang (money game). Pemasaran berjenjang pada hakikatnya adalah sebuah sistem distribusi barang. Banyaknya bonus didapat dari omzet penjualan yang didistribusikan melalui jaringannya. Sebaliknya, pada permainan uang bonus didapat dari perekrutan, bukan omzet penjualan. Kesulitan membedakan pemasaran berjenjang dengan permainan uang terjadi karena bonus yang diterima berupa gabungan dengan komposisi tertentu antara bonus perekrutan dan komisi omzet penjualan.

    Sistem permainan uang cenderung menggunakan skema piramida (atau skema Ponzi) dan orang yang terakhir bergabung akan kesulitan mengembangkan bisnisnya. Dalam pemasaran berjenjang, walaupun dimungkinkan telah memiliki banyak bawahan, tetapi tanpa omzet tentu saja bonus tidak akan diperoleh.

    Informasi tentang jenis pemasaran berjenjang yang benar dapat mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 13/M-DAG/PER/3/2006 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penerbitan Surat Izin Usaha Penjualan Langsung dengan memuat larangan tegas yang tercantum pada bab VII.

    Masalah di dalam pemasaran berjenjang sering terjadi bila sistem komisi menjurus pada permainan uang. Biaya keanggotaan bawahan secara virtual telah dibagikan menjadi komisi promotor sementara harga barang menjadi terlalu mahal untuk menutupi pembayaran komisi kepada promotor. Dalam jangka panjang, hal ini membuat komisi menjadi tidak seimbang, di mana komisi telah melebihi harga barang dikurangi harga produksi.

    Hal ini tentu akan membuat membuat konsumen di tingkat tertinggi mendapatkan harga termurah atau bahkan mendapatkan keuntungan bila mengetahui cara mengolah jaringannya, sedangkan konsumen yang baru bergabung mendapatkan kerugian secara tidak langsung karena mendapatkan harga termahal tanpa mendapatkan komisi atau komisi yang didapatkan tidak sesuai dengan usaha yang telah dilakukan sehingga akhirnya anggota baru tersebut terangsang untuk mencari konsumen baru agar mendapat komisi yang bisa menutupi kerugian virtual yang ditanggungnya.

    Pelanggaran bisa pula terjadi bila perusahaan penyedia sistem pemasaran berjenjang menjanjikan sesuatu berlebih yang tidak mungkin bisa dicapai konsumen. Misalnya, jika konsumen bisa mendapatkan 10 jenjang jaringan yang setiap jenjangnya harus berisi 10 anggota, maka ia akan mendapatkan bonus Rp 10 Miliar. Sepintas hal ini terlihat menggiurkan dan mudah, tetapi jika konsumen menggunakan akal sehatnya, ia sebenarnya harus merekrut 1010 bawahan atau sepuluh pangkat sepuluh, yaitu sejumlah 10 miliar anggota baru(populasi manusia saat ini 7 miliar).
    Dewasa ini, telah berkembang sistem pemasaran viral yang merupakan salah satu bagian model pemasaran berjenjang. Beberapa hal yang membedakan antara lain:

    • Tidak ada bonus perekrutan karena bebas biaya bergabung.
    • Produk yang dipasarkan merupakan produk dinamis, misalnya pulsa telepon seluler.
    • Bonus hanya diperoleh dengan adanya pemesanan berulang.
    • Harga produk lebih murah atau hampir sama dengan harga pasar konvensional.
    • Komisi atau bonus tiap transaksi yang dilakukan relatif kecil.
    • Bonus akan signifikan pada jaringan yang besar.

    Disamping itu sistem MLM memiliki banyak kebohongan yang sanggat banyak,produk yang di jual adalah kebanyakan produk kesehatan, tetapi tidak ada satupun penelitian ilmiah yang mendung di tambah juga dengan kesaksian kesaksian palsu, serta nama peneliti palsu untuk mendukung pemasaranya. Dengan katalain produk MLM tidak memiliki khasiat di bidang medis, malah cenderung tidak terkontrol. dengan kata lain produk MLM kebanyakan overclaim dan sangat menipu

    ada lagi penipuan yang di lakukan MLM diantaranya adalah sistempembagian reward yang tidak transparan, dimana reward di bagikan tidak sesuai dengan yang di janjikan, di janjikan mobil seharga 600 juta rupiah lebih, tetapi hanya di berikan 190 juta saja, dan harus di cicil oleh distributor, di tambah lagi rewardnya terkontrak langsung artinya reward bisa di ambil kapan saja
    MLM juga terlalu cenderung melakukan kebodohan pada masyarakat, terlalu banyak brain wash yang di lakukan, hampir mirip aliran sesat, dan mungkin antara mlm dan aliran sesat berlomba2 untuk mendapatkan downline alias anggota.

    Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, pemasaran viral dipercaya dapat membuat kompetisi di pasar konvensional menjadi semakin menarik karena pada dasarnya keunggulan pemasaran berjenjang adalah captive market yang tersistem ditambah dengan konsep pemasaran konvensional yang bertumpu pada harga dan produk. serta memiliki kekurangan ketidak jelasan produk dan reward, tidak adanya penelitian yang mendukung, serta paksaan untuk join di mlm

    Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran_berjenjang

    Kesimpulan : Bagi anda yang merasa terlanjur menekuni bisnis MLM silahkan lanjutkan, karena anda sendiri yg akan menikmati hasilnya nanti, Bagi yang belum pernah mencoba, lebih baik pertimbangkan masak2 sebelum terjun langsung.

No comments:

Post a Comment